85 Adik Asuh Ikuti Pesantren Ramadhan LAZIS UNS

Solo, LAZIS UNS – LAZIS UNS kembali mengadakan Pesantren Ramadhan untuk Adik Asuh usia SMP-SMA, Sabtu-Ahad (10-11/6). Agenda ini rutin diadakan setiap bulan Ramadhan setiap tahunnya sebagai salah satu bentuk pembinaan terhadap Adik Asuh LAZIS UNS yang merupakan penerima beasiswa Kakak Asuh LAZIS UNS. Sejumlah 85 Adik Asuh mengikuti Pesantren Ramadhan yang kali ini diadakan di Markazul Quran Masjid Darussalam Pundunggede, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta.

Kegiatan Pesantren Ramadhan dibuka oleh Manajer Operasional LAZIS UNS, Tri Asmoro Budi W., S.Pd. Dalam sambutannya Pak Tri mengharapkan peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan saling menjaga keamanan. “Kami berharap adik-adik dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan dapat mengisi Ramadhan dengan kegiatan yang positif, dan tentunya kami berharap agar saling menjaga keamanan masing-masing”, Kata Pak Tri dalam sambutannya.

Sabtu sore, peserta membagikan makanan untuk buka puasa (ifthar) kepada pengguna jalan raya dan tukang becak di sepanjang jalan Makam Bonoloyo hingga ke Palang Joglo. Ifthar yang dibagikan yaitu sebanyak 150 paket berupa 1 cup kolak pisang dan buah kurma. Selepas membagikan ifthar, adik-adik kembali ke Markazul Quran Masjid Darussalam untuk sharing pengalaman berbagi ifthar.

Waktu berbuka yang dinantikan tiba dan peserta bersama-sama berbuka puasa dilanjutkan dengan melaksanakan shalat Maghrib berjamaah dan kegiatan pribadi. Selepas shalat Isya dan Tarawih berjamaah, peserta mengikuti acara Training  Motivasi oleh Ustadz Amron Yuflaeli, S.Sn. Ustadz Amron menyampaikan materi “Remaja Idaman Surga” dengan gaya anak muda, penuh semangat dan sesekali mengundang gelak tawa. Kondisi peserta yang awalnya mengantuk pun menjadi semangat kembali.

Memasuki hari Ahad, selepas sahur bersama, peserta Pesantren Ramadhan kembali membagikan nasi bungkus kepada para tukang becak dan tunawisma di sekitar. Kegiatan dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah dan tilawah bersama kelompok mentoring masing-masing. Pukul 6.30 pagi, peserta mengikuti Senam Pokemon yang dipandu oleh relawan LAZIS UNS dan dilanjutkan aktivitas bersih-bersih masjid. Kegiatan berikutnya adalah kreasi majalah dinding. Peserta berdasarkan kelompok mentoringnya membuat majalah dinding yang memuat konten tentang kesan dan kegiatan adik asuh selama setahun.

 

Kegiatan Pesantren Ramadhan yang bertujuan untuk memberikan alternatif kegiatan positif dan saling mempererat tali silaturahmi antar adik asuh ini menurut Indra Setiawan, S.S. (penanggung jawab program adik asuh, -red) berjalan lancar dan sesuai harapan. “Alhamdulillah kegiatan Pesantren Ramadhan LAZIS UNS selama dua hari ini berjalan lancar, bahkan  ada program dadakan yaitu Berbagi Sahur on the road untuk menyalurkan makanan kepada tukang becak dan orang-orang jalanan dari paket sahur yang masih tersisa banyak”, tutur Indra.

Pesantren Ramadhan LAZIS UNS ditutup dengan penyerahan dana beasiswa bulan Juni kepada adik asuh yang hadir.  serta penghargaan kepada beberapa peserta dengan kriteria khusus, di antaranya Peserta Terbaik, Peserta Tersemangat, dan Peserta Termanis.