Alhamdulillah, Donasi Peduli Nunung Terhimpun 11 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Magetan, Lazis UNS – Alhamdulillah titipan donasi untuk Mbak Nunung sudah diserahkan langsung di RSUD Soedono Madiun, Rabu (2/8). Mbak Nunung seperti diberitakan sebelumnya didiagnosis sakit radang selaput otak. Nunung Ambarwati, merupakan salah satu alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta dari Fakultas Pertanian Jurusan Agroteknologi. Selama kuliah pernah aktif di FUSI (Forum Ukhuwah dan Studi Islam) Fakultas Pertanian juga di JN UKMI UNS. Lazis UNS bersama perwakilan Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian UNS tempatnya kuliah menjenguk sekaligus menyerahkan titipan donasi yang terhimpun sebesar Rp 11. 975. 000 (sebelas juta sembilan ratus tujuh puluh lima ribu rupiah).

Berdasarkan pengakuan Ibunya, Bu Sugiati (57 th) kondisi perkembangan Mbak Nunung sudah semakin membaik. Dalam berkomunikasi pun sudah membaik, meskipun terkadang tidak sesuai dengan arah pembicaraan. Sementara penglihatan Mbak Nunung masih gelap. Terapi yang dulu dilakukan bolak balik Magetan-Madiun bisa enam kali sebulan kini cukup sekali sebulan.
“Dulu gendhuk (red: Mbak Nunung) sering mengeluh sakit dan pusing, tapi sekarang sudah baikan. Sekarang terapinya juga sebulan sekali untuk poli dan sekali untuk terapi sarafnya. Kalau dulu untuk terapi bisa sebulan 6 kali”, ujar Bu Sugiati.

Sambutan keluarga terhadap dukungan teman-temannya sangat baik, bahkan dengan banyaknya teman-teman yang menjenguk mengembalikan semangat Mbak Nunung untuk sembuh. “Doa dan dukungan dari teman-teman di Solo sangat mendukung kesembuhan gendhuk, sekarang jadi semangat buat sembuh, alhamdulillah” tambah Bu Sugiati.

Mbak Nunung tercatat sebagai Pembina Asrama (Musyrifah) sebuah Yayasan Pendidikan Islam  di Kota Solo sejak tahun 2013. Suami Mbak Nunung juga sebagai seorang Musyrif di yayasan yang sama. Berdasar pengakuan teman akrabnya, Nissa, beliau adalah sosok yang luar biasa.

“Mbak Nunung mulai masuk boarding tahun 2013. Waktu itu saya belum di boarding tapi saya tahu karena kami sudah cukup dekat sebelum beliau masuk boarding. Saya masuk boarding pun atas rekomendasi beliau. Selama saya mengenal beliau baik di boarding atau di luar boarding, beliau adalah sosok luar biasa menurut saya, selalu menjadi penengah jika ada yang berbeda pendapat, disiplin, amanah dalam bekerja, totalitas luar biasa, selalu mengingatkan kita para musyrifah lainnya bahwa boarding adalah lahan dakwah yang Allah sediakan untuk kita, dll. Pokoknya dia baik banget. Tanggapan anak terhadap beliau pun banyak anak yang segan dengan beliau, banyak juga yang dekat dengan beliau layaknya sahabat,” tutur Nissa.

Pak Samidi (62 th) selaku Bapak Mbak Nunung menyampaikan terima kasih yang sangat besar atas doa dan dukungan teman-teman bahkan sampai terhimpun donasi yang besar. Pihak keluarga berharap agar selalu didoakan untuk kesembuhan Mbak Nunung.

LAZIS UNS juga mengucapkan jazakumullah khoiron jaza atas kebaikan para donatur yang sudah berpartisipasi dalam Program Kemanusiaan LAZIS UNS khusus untuk Mbak Nunung. Semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik. Aamiin.