Bantu Rama Berjuang Lawan Ewing Sarcoma

Saat remaja seusianya menikmati hari hari indah masa SMA, Rama harus rutin menjalani kemotherapy seminggu sekali dan bolak balik dari rumahnya di Grobogan ke Rumah Sakit di Solo. Rama Wahujaya Pradana (15) di diagnosis menderita Ewing Sarcoma atau dikenal dengan istilah Kanker tulang ganas. Sehari hari ia hanya terbaring di tempat tidur dengan penglihatannya yang terganggu.

Sakit datang bermula saat Rama terjatuh ketika kegiatan olah raga. Saat itu Rama masih duduk di bangku kelas tiga SMP. Kemudian di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Purwodadi dan di rujuk ke Rumah Sakit Ortopedi Solo. Dalam perkembangannya, Rama terindikasi adanya kanker sehingga di rujuk ke Rumah Sakit Moewardi Solo untuk di lakukan perawatan intensif dan kemotherapy.

Bapak Rama sejak 10 tahun yang lalu pergi dari rumah sampai hari ini belum ada kabarnya dan tidak kembali. Sehingga Ibu Rama, Siti Maimunah memutuskan bekerja sebagai buruh di pabrik roti dan menghidupi dua anaknya menjadi single parent. Demi kesembuhan anaknya, Ibu Mun memutuskan keluar dari pekerjaannya sejak 4 bulan yang lalu untuk bolak balik dari Grobogan ke Solo seminggu sekali. Untuk kebutuhan sehari hari, banyak saudara dan tetangganya berbaik hati memberikan sekedarnya untuk penghidupan Ibu Mun dan kedua anaknya. Adik Rama, Bustanoyo saat ini duduk di kelas 1 SMA.

413957e395bdd65d9fb7246574314432313c193b

Ibu Mun dan anaknya tak lagi tinggal di rumahnya sendiri, di Dusun Sanggrahan RT. 1 RW. 1 Desa Getasrejo Grobogan karena kondisi rumah yang tidak layak huni dan hampir roboh. Sehingga Ibu Mun dan kedua anaknya tinggal menumpang di rumah saudaranya, berjarak satu rumah dari rumahnya. Selama perawatan di Solo, Rama dan Ibu Mun menginap di Rumah singgah sebuah yayasan komunitas peduli kanker.

Di Indonesia sendiri, kasus kanker sarkoma ewing terbilang langka. Menurut kajian yang dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dalam penelitian oleh Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI, keganasan penyakit ini menduduki peringkat ke-13 dari seluruh penyakit kanker ganas pada anak di Divisi Hematologi Onkologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSCM. Studi yang dilakukan Teny Tjitra Sari dalam jurnal Sari Pediatri pada 2011 lalu, menyebutkan terdapat 26 pasien kanker sarkoma ewing, dari 2112 pasien pengidap kanker ganas di Divisi Hematologi Onkologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSCM. Artinya, hanya satu persen dari pasien kanker anak yang menderita sarkoma ewing di Indonesia.

93d5b47eae6efe4ab93e857eb39a72d118142234

Meskipun biaya pengobatan sudah tercover BPJS, namun untuk biaya perawatan selama ini Ibu Mun harus pontang-panting mencari pinjaman karena ia sama sekali tidak mempunyai penghasilan. Bahkan sampai saat ini hutang-hutang Ibu Mun juga belum terbayar.

LAZIS UNS membuka peluang kebaikan kepada para dermawan untuk membantu meringankan beban hidup keluarga Ibu Mun dan kesembuhan Rama. Mari ringankan beban hidup Ibu Mun untuk kesembuhan Rama.