Akhiri Tahun 2019 dengan Tunaikan Zakat Akhir Tahun

ZAKAT AKHIR TAHUN ?

Salah satu syarat wajib zakat adalah harta tersebut telah dimiliki atau telah diusahakan selama setahun oleh muzakki atau dalam bahasa Arabnya adalah telah berlalu satu haul. Dahulu ummat Islam mengacu perhitungan satu haul pada tahun Hijriah, dan banyak pula yang membayarkan zakatnya setiap dating bulan Ramadhan karena zakat wajib ditunaikan pada saat harta tersebut telah berlalu satu tahun dan sampai nishab. Artinya, kalau dimulainya Ramadhan, berarti nanti membayar zakatnya pada bulan Ramadhan, atau bulan lainnya.

Tetapi, di zaman modern sekarang orang lebih familiar menggunakan tahun Masehi, apalagi bagi perusahaan tahun bukunya dari 1 Januari sampai 31 Desember karena nanti berkaitan dengan pembagian dividen dan pajak. Karena agama kita memberikan kemudahan, maka sebagian ulama berpendapat tidak masalah jika dalam penghitungannya mengacu pada tahun Masehi. Artinya, ketika seseorang sudah memiliki harta lebih dari setahun dan mengikuti tahun Masehi maka dia zakat. Apalagi yang berkaitan dengan pencatatan selama setahun, misalnya kalau orang punya usaha dagang maka biasanya pencatatannya adalah mengikuti tahun Masehi.

Secara singkat Zakat akhir tahun adalah zakat yang dikeluarkan setiap akhir tahun masehi maupun hijriah, zakat ini meliputi harta berupa Emas/Perak, Saham, Investasi, Tabungan , harta dari usaha perdagangan, usaha perdagangan hewan ternak atau anda memilki perusahaan yang sudah dimiliki atau berjalan selama 1 tahun (Haulnya 1 tahun)

 

APA SIH ZAKAT ITU?

Zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim dengan mengeluarkan 2,5% dari hartanya.

Harta yang dizakatkan wajib memenuhi syarat-syarat berikut :

  1. Milik penuh, harta yang dizakatkan wajib sepenuhnya dimiliki oleh muzakki.
  2. Berkembang, yaitu harta tersebut memiliki potensi berkembang bila diusahakan
  3. Mencapai Nisab, yakni harta tersebut sudah mencapai ukuran/jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan (senilai 85 gram emas)
  4. Lebih dari kebutuhan pokok
  5. Bebas dari hutang, apabila harta yang dizakatkan telah mencapai nishab tapi muzakki masih memiliki hutang yang apabila dikonversikan akan mengurangi harta yang dizakatkan maka tidak wajib menzakatkan harta melainkan untuk membayar hutang terlebih dahulu.
  6. Mencapai Haul, kepemilikan harta yang dizakatkan sudah mencapai haul atau genap satu tahun dalam hitungan hijriyah atau masehi.

 

Bagaimana Rumus Perhitungan Zakat :

  1. Zakat Emas/ Perak

Nisab:  Emas: 85 gr | Perak: 595 gr.

Rumus :  2,5 % x nilai harga emas/perak melebihi kadar nishab

 

  1. Zakat Tabungan

Nisab : 85 gr emas

Rumus: Saldo akhir – bunga (jika di bank konvensional) x 2,5 %

 

  1. Zakat Perdagangan

Nisab Zakat Perdagangan: 85 gr emas

Rumus: Nilai harga barang yang belum terjual/modal yang diputar + Laba + Piutang lancar– hutang jatuh tempo x 2.5%

 

  1. Zakat Investasi Penyewaan Aset

Nishab: dianalogikan dengan zakat pertanian yaitu setara nilai 520 kg beras

Haul: tidak ada haul dikeluarkan saat mendapatkan hasilnya

Kadar: Para ulama kontemporer seperti Abu Zahrah, Abdul wahab Kholaf, Yusuf Qordhowi menganalogikannya kedalam zakat pertanian yaitu dikeluarkan saat menghasilkan dari hasilnya, tanpa memasukkan unsur modal dengan tarif 5 % untuk penghasilan kotor dan 10 % untuk penghasilan bers

Rumus: keuntungan hasil penyewaan aset – biaya operasional x 10 %

  1. Zakat Saham

Nisab: 85 gr emas   (dianalogikan dengan zakat perdagangan)

Rumus: nilai kumulatif riil saham (book value + dividen) x 2,5 %

  1. Zakat Perdagangan Hewan Ternak

 

Nisab: 85 gr emas

Rumus: Laba + modal yg diputar/nilai harga hewan yang belum terjual + piutang – hutang jatuh tempo x 2,5 %

  1. Zakat Perusahaan

Nisab: 85 gr emas

Rumus: Aktiva lancar – kewajiban jangka pendek x 2,5 %

 

Tunaikan Zakat Anda Melalui LAZIS UNS :

 

REKENING UTAMA:

BNI Syariah No.388 000 2887 a.n. LAZIS UNS

Bank Muamalat No. 521.007.1000 a.n LAZIS UNS

BTN No. 00151-01-50-008954-9 a.n LAZIS Universitas Sebelas Maret

BTN Syariah No. 707 3500 459 a.n LAZIS UNS

Bank Syariah Mandiri No. 7127572137  a.n.  LAZIS UNS

 

Note:

Jika Sudah Transfer harap segera konfirmasi donasi melalui WhatsApp/SMS/Call ke : 0857-2500-5065